ARTNGALAM.ID, MALANG-Di tengah hiruk-pikuk linimasa media sosial yang penuh dengan riuk percakapan dan kepintaran yang dipamerkan, ada satu hal dasar yang perlahan mengikis: etika. Berangkat dari fenomena sosial tersebut, solo rapper asal Kota Malang, DIRAF BELATI, resmi merilis single terbarunya bertajuk “TATA KRAMA” pada Sabtu, 12 September 2026. Lewat karya ini, ia memilih rap bukan sekadar sebagai hiburan, melainkan instrumen pengingat akan pentingnya menjaga sikap di era digital.
Dibalut dengan beat hip-hop yang menghentak namun tetap memiliki kepulan nada yang nyaman (groove), lagu “TATA KRAMA” membawa pesan sosial yang sangat relevan. DIRAF BELATI menyajikan lirik yang lugas, kritis, sekaligus mengajak pendengarnya untuk melakukan introspeksi diri. Musiknya menjadi ruang refleksi bahwa di tengah derasnya arus informasi dan tingginya pencapaian akademis, attitude, adab, dan etika tetap merupakan pondasi paling utama dalam kehidupan bermasyarakat.
“Lagu ini saya buat karena melihat banyak orang pinter, tapi lupa cara bertata krama. Padahal mau setinggi apa pun ilmu, kalau sikap enggak dijaga ya percuma,” tegas DIRAF BELATI.
Sesuai dengan nama panggungnya, “BELATI” dihadirkan bukan untuk melukai, melainkan menjadi simbol pengingat yang tajam menusuk kesadaran namun membangun karakter. Sejak dirilis pertamanya, single “TATA KRAMA” kini sudah dapat diapresiasi dan didengarkan secara luas di berbagai platform musik digital seperti Spotify, Apple Music, hingga YouTube. (*)