Satuan Pembinaan Masyarakat Polres Malang, SMA An-Nur Bululawang
ARTNGALAM.ID, MALANG-SMA An-Nur kembali menjadi ruang perjumpaan yang bermakna antara dunia pendidikan dan aparat kepolisian. Pada Senin, (27/4/2026), Satuan Pembinaan Masyarakat (Satbinmas) Polres Malang hadir membawa pesan kebersamaan, pembinaan dan harapan bagi generasi muda. Kunjungan ini bukan sekadar agenda formal, melainkan jembatan silaturahmi yang mempererat hubungan kelembagaan sekaligus menyentuh sisi kemanusiaan para siswa.
Dipimpin oleh Bripka Wijaya Prasetyo Hadi selaku Kanit Binsos Satbinmas Polres Kabupaten Malang, kegiatan ini menegaskan komitmen Polri dalam merangkul dunia pendidikan. Silaturahmi yang terjalin menjadi fondasi penting dalam membangun sinergi antara sekolah dan kepolisian sebagai mitra strategis dalam pembinaan karakter generasi muda.

Dalam kesempatan tersebut, Satbinmas juga menyerahkan bantuan sarana ibadah berupa sarung kepada para siswa. Bantuan ini bukan hanya bernilai material, melainkan simbol perhatian dan dukungan terhadap penguatan spiritual siswa. Diharapkan, sarung tersebut dapat dimanfaatkan dalam kegiatan ibadah maupun proses belajar mengajar yang bernuansa religius di lingkungan sekolah.
Bripka Wijaya mengajak para siswa untuk berani bermimpi dan menyiapkan diri sejak dini. “ Di sini kami hadirkan siswa SPN Mojokerto calon anggota Brimob yang sedang menempuh pendidikan di Polres Malang, siapa tahu adik-adik di sini ada yang tergerak dan bercita-cita menjadi anggota Polri. Kalian bisa tanya-tanya ke mereka nantinya tentang apa saja yang perlu dipersiapkan untuk menjadi anggota Polisi,” ungkapnya. Pesan tersebut mengalir sebagai dorongan agar siswa tidak hanya bermimpi, tetapi juga memahami langkah konkret yang harus ditempuh.
Aldi Faturahman, siswa SEPA Brimob yang hadir sebagai narasumber, memberikan motivasi yang menggugah. Ia menekankan pentingnya persiapan sejak dini, dilakukan secara bertahap dan konsisten. “Tidak ada proses yang instan. Jadilah manusia yang optimis, bukan pesimis. Bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian,” pesannya. Ia juga menguraikan tiga aspek utama yang harus dipersiapkan, yakni psikologi, kemampuan fisik seperti lari, push up, dan pull up, serta kemampuan public speaking.
Di sisi lain, Ahdan Hakim, salah satu siswa SMA An-Nur, menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaannya atas kegiatan tersebut. Ia mengaku sangat berterima kasih atas bantuan yang diberikan serta berharap kegiatan serupa terus digalakkan. Baginya, penyuluhan ini tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga menumbuhkan semangat baru untuk menjadi pribadi yang lebih baik, sekaligus membuka wawasan bagi mereka yang bercita-cita mengabdi sebagai anggota kepolisian.(muhamad ramlin/sch)