Share

Malang Gak Ada Matinya! Dari Legenda Komik Sampai Era Digital, ‘Ngalamik’ Siap Meluncur

Ngalamik 'Komik Ngalam' by Hello Malang

ARTNGALAM.ID, MALANG-Kalau bicara soal kreativitas, Malang memang ibarat pabrik yang nggak pernah berhenti berproduksi. Dari dulu sampai sekarang, Bumi Arema nggak pernah kehabisan stok orang kreatif dan seniman jempolan. Kota ini punya “DNA” seni yang mengalir deras, mulai dari musik, kerajinan, hingga satu bidang yang kini siap meluncur Komik Malang ‘Ngalam’.

Dunia Komik Malang ‘Ngalam’ sebenarnya punya sejarah yang sangat panjang dan membanggakan. Kita pernah punya maestro sekelas Teguh Santosa yang karyanya diakui dunia. Tak hanya beliau, ada deretan nama legendaris seperti Rokhim, Muhammad Ali, Syamsuri, Buang Affandi, Slamet, hingga Bambang Priadi. Mereka adalah para pahlawan visual yang membuktikan bahwa imajinasi kera Ngalam sudah mbois sejak zaman dulu.

Semangat itu pun nggak padam di generasi sekarang. Malang terus melahirkan talenta kelas dunia seperti Admira Wijaya, ilustrator dan komikus internasional yang tetap memilih berkarya dari Malang. Selain itu, ada anak muda berbakat seperti Denis Kurniawan, lulusan SMKN 4 Malang yang sukses terlibat sebagai lighting artist di film animasi Jumbo. Ini jadi bukti kalau kreativitas kera Ngalam itu adaptif, dari goresan kertas hingga ke layar lebar.

Lalu, gimana dengan kehadiran Artificial Intelligence (AI) yang lagi ramai? Bagi para komikus dan ilustrator Malang, AI bukan dianggap sebagai musuh, melainkan kawan untuk bekerja lebih cepat. AI mungkin bisa mengolah gambar dengan kilat, tapi teknologi ini nggak punya “perasaan” dan humor khas walikan yang jadi ciri khas komik kita. Jiwa dan sentuhan tangan manusia tetap jadi kunci yang nggak bisa digantikan oleh mesin mana pun.

Sebagai bentuk apresiasi terhadap sejarah panjang dan masa depan cerah dunia visual kita, kini hadir “Ngalamik”. Ini adalah komik Malang ‘Ngalam’ versi baru yang bakal jadi cermin kehidupan sehari-hari kera Ngalam yang unik, lucu, dan penuh makna. Ngalamik hadir untuk membuktikan bahwa cerita lokal tetap punya tempat yang spesial di tengah gempuran konten luar negeri.

Pastikan kalian menjadi saksi sejarah ini dengan memantau peluncuran komik Malang ‘Ngalam’ secara eksklusif di Instagram @hellomalang. “Dikesempatan ini Ngalamik membuka selebar-lebarnya untuk partnership dan sponsorship.” tim Ngalamik. Mari kita dukung terus karya lokal, karena di tangan kera Ngalam, masa depan visual Indonesia bukan hanya sekadar gambar, tapi sebuah identitas yang tak akan pernah mati.(artngalam.id)