ARTNGALAM.ID, MALANG-Aspal Kota Malang bergetar hebat pada, Sabtu (2/4/2026). Ribuan skuteris memadati jalanan dari Balai Kota Malang menuju Kampus STIE Malang Kucecwara (ABM Malang) dalam rangkaian Uncle Djink x Fahmi Aziz. Mengusung semangat “Pesta Kelas Pekerja,” acara ini bukan sekadar konvoi motor biasa, melainkan perayaan nyali dan solidaritas.

Seperti kata salah satu panitia, “Bukan soal motor mahal, ini soal nyali dan solidaritas. Jalanan Malang jadi saksi, kita kerja keras, kita juga pesta keras. Kita bukan geng motor. Kita hanya rasa keluarga yang bertemu di jalanan.” Dengan semboyan “Satu arah, satu acara, satu rasa,” ribuan orang melebur jadi satu.
Kemeriahan berlanjut di Kampus ABM. Acara dibuka dengan penampilan yang memukau dari The Reckless, Mobster Punk Rock Mafia, Superchips, Samarasta Reggae Malang, Rasta Krina, OM Bapersob, dan The Glad. Penonton dibuat terpukau oleh alunan saxophone dari Sentimoods yang memberikan warna berbeda di atas panggung.

Energi semakin meluap ketika Nganchuk Crew naik ke panggung. Mereka berhasil membius penonton, membuat ribuan massa berteriak keras dan bernyanyi bersama dengan penuh semangat.

Suasana mencapai puncaknya saat band legendaris Begundal Lowokwaru tampil. Dengan karismanya, mereka menyapa penonton lewat kalimat ikonik, “Kita memang bukan saudara, tapi di sini kita semua adalah saudara sebotol.” Ucapan ini langsung disambut riuh dan tawa solidaritas dari para penggemarnya.
Tak berhenti di situ, panggung ditutup oleh penampilan yang sangat dinanti, yaitu Uncle Djink x Fahmi Aziz. Penonton bersorak saat “Uncle”-nya orang Jogja ini naik ke panggung, memberikan suguhan musik yang menutup acara dengan sempurna.(artngalam.id)